- Artis / Penyanyi : Anderta
- Judul Lagu : Perih
- Genre Musik : Pop
- Album : Single Terbaru 2016
- Ciptaan : Anderta Depama

Info Lagu Perih Milik Anderta
Nama lengkapnya adalah Anderta Depama, ia lahir di Solok dan dibesarkan di Bukittinggi, Sumatera Barat. Selain menjadi seorang penyanyi Anderta juga mulai membentangkan sayap bermusiknya sebagai produser.
Setelah sukses merilis beberapa single, seperti "Jujur Saja", "Bintang di Langit", "Kamu Lagi" dan "Selalu Ada". Di awal tahun 2016 ini, Anderta bersama MahakaryaInc selaku lebel yang menaunginya kembali merilis single terbarunya yang berjudul "Perih".
Lagu Perih adalah sebuah lagu yang bertemakan tentang patah hati. Dan secara musikalitasnya lagu ini dikemas dengan musik yang sederhana, hanya dengan iringan piano yang dimainkan Marcelius Kuswidjatmoko.
Lirik Lagu Anderta - Perih
Update UC Browser lama anda ke UC Browser versi Terbaru, Gratiss !!
berat untuk melupakan
teringat akan keindahan
saat ku jalani hidup bersamamu
tak seperti yang ku bayangkan
ternyata kita tak bertahan
saat cobaan datang semua berantakan
semua jadi berbeda
jalan kita jadi tak sama
kau putuskan ikuti jalan mereka
dan aku harus melepaskanmu
meski perih, meski perih
inginku memperjuangkanmu
tapi kau telah memilih ooh
tak seperti yang ku bayangkan
ternyata kita tak bertahan
saat cobaan datang semua berantakan
semua jadi berbeda, jalan kita jadi tak sama
kau putuskan ikuti jalan mereka
dan aku harus melepaskanmu, meski perih, meski perih
inginku memperjuangkanmu, tapi kau telah memilih ooh
dan aku harus melepaskanmu, meski perih, meski perih
inginku memperjuangkanmu, tapi kau telah memilih ooh oooh mereka
Internetan Menjadi Lebih Cepat Dan Hemat Data Dengan UC Browser Versi Terbaru
Baca Juga : Lirik Lagu Frisca Melissa - Cinta Sederhana
Disclaimer : Di blog ini kami tidak menyediakan chord kunci gitar dan link download lagu Anderta - Perih mp3. Blog ini hanya menyediakan artikel info lagu terbaru dan kumpulan lirik lagu. Semua materi lagu dan lirik adalah hak cipta dari pemilik yang bersangkutan.

No comments:
Post a Comment